Arsip

Bersahabat dengan Reptil

Tidak perlu repot mengunjungi kebun binatang Ragunan atau tempat satwa lainnya  jika ingin  melihat binatang reptil. Di Kampus UI tepatnya di depan stadion UI merupakan tempat berkumpulnya para pencinta reptil tiap minggu pagi. Bagi keluarga di sekitaran Depok yang mempunyai anak kecil, nggak ada salahnya mengunjungi tempat tersebut, tidak dikenakan biaya ^_^

Selain mengenalkan anak secara langsung dunia reptil, kita juga mendapatkan edukasi tentang binatang-binatang tersebut. Di sana kita di perbolehkan memegang, menggendong, mengelus reptil tersebut bahkan berfhoto juga diperbolehkan. Bahkan jika kita bertanya hal-hal yang berkaitan dengan binatang tersebut, dengan senang hati anggota komunitas tersebut menjelaskan secara rinci dan jelas.

Terima kasih untuk komunitas **Deric yang sudah berbagi cerita dan dengan baik hati mempersilahkan anak-anak berinteraksi langsung dengan binatang peliharaannya seperti Ular, Iguana, dll.

 

 

 

**beberapa kali saya ke UI untuk melihat binatang2 tsb, anggota komunitasnya memakai seragam kaos yang bertuliskan DeRIC ( Depok Reptile – Amphibi Community)

Sebiru Hari ini……….

Kembali ke pondoooook……..iyaaah setelah 2 minggu kamu meninggalkan pondok ^_^

“nggak terasa ya Mi, udah besok ajah balik ke Pondok” kata Hanif

“gimana liburannya?”

“yaaaahhh gitu deeeh, maunya lebih lama lagi liburnyaaaa”

 

Keadaannya sama ketika kamu pergi pertama kali ke Pondok……ummi sedih? pastiii!! dan kamu pun pasti merasakan hal yang sama……hanya masing-masing diri kita menjaga perasaan itu. Satu kebanggaan ummi, kamu bisa beradaptasi dengan baik dilingkungan barumu, walaupun harus berjuang melawan cuaca hingga jatuh sakit :'( bangga dengan semua itu……

Kebersamaan kita di 2 minggu liburmu, cukup mengobati rasa kerinduan kami….Rindu Ummi, Abi, dan adik-adikmu….semua merindukan dan selalu mendoakanmu……

Semangatmu tetap menggebu saat tiba waktu berangkat menuju pondok…..waktupun seakan mempercepat tujuan kita kesana…….4 jam saja perjalanan dari Depok ke Kuningan, inilah waktu tempuh yang tercepat selama abi, ummi menjengukmu ke pondok……supeeeerrrr lancaaaar ^_^

 

Akan selalu terkenang  kebersamaan kita…..dan lagu sebiru hari ini pun mengiringi sepanjang perjalanan kita………

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

reff:
Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Illahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah

Selamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

intro

reff 2x

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

 

ass ass1 ass2 ass3 ass4

Rumah Ibu Waterboom – Pemda Cibinong

Memanfaatkan waktu liburan yang tersisa beberapa hari lagi, Hanif mengagendakan untuk berenang dan bermain air, tentu saja dengan keinginan seperti itu berarti harus ada wahana airnya, entah itu ember tumpah, prosotan dll. Beberapa waktu lalu saya mendapatkan informasi kalau di daerah Cibinong (dekat Pemda) ada Waterboom, lumayan bersih, tiket masuknya terjangkaaaauuu…..ini point yang paling penting :D

Buat yang mau kesini rombongan/keluarga besar, Rumah Ibu Waterboom  bisa menjadi pilihan ;) Lumayan jauh sih kalau dari tempat tinggal saya, tapi anggap saja liburan, jadi nggak terasa jauhnya, yang penting perjalanan menuju Rumah Ibu nggak ada macet. Tiket masuk untuk hari biasa Rp. 30.000,-/orang dan hari libur Rp. 50.000,-/orang Usia anak 2 tahun ke atas sudah dihitung 1 tiket dewasa. Tiket masuk tersebut bisa ditukarkan dengan ‘welcome drink’ dengan pilihan es krim atau minuman teh dalam kemasan.

Fasilitas yang ada antara lain Mushola, ruang ganti/bilas, WC, tenda-tenda untuk menunggu/duduk2, penyewaan ban, penyewaan karpet/tikar (kalau nggak kebagian tenda, kita bisa sewa karpet/tiker seharga Rp. 10.000,- sepuasnya). Sayangnya tidak ada fasilitas penyimpanan barang-barang berharga/loker, jadi kalau kita khawatir ada yang hilang maka harus ada orang yang menjaga barang-barang bawaan kita.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

 

Pangandaran-Bandung

Jam 12.00 WIB setelah check out dari Hotel Sun In Pangandaran (SIP) perjalanan di lanjutkan menuju Bandung. Jarak Pangandaran – Bandung ditempuh kurang lebih 6 jam perjalanan. Rute nya  Pangandaran-Kalipucang-Padaherang-Banjar Sari-Banjar-Ciamis-Tasikmalaya-Ciawi-Malangbong-Limbangan-Nagrek-Cicalengka-Rancaekek-Cileunyi.

Selama perjalanan, hujan yang cukup deras terus turun dan hampir merata di setiap daerah yang kami lalui. Setelah 3 jam perjalanan kamipun mencari tempat untuk bisa Ishoma, akhirnya kami berhenti di Rumah Makan Asep Strawbery, dirumah makan ini wajib mencoba nasi liwetnya plus jus strawbery yang super segar ^_^ agak cukup lama kami ishoma di sini, disamping cuaca yang hujan sehingga bikin betah untuk leyeh-leyeh, suami harus buka laptop buat urusan kerjaan :D juga searching penginapan di Bandung yang murah ^_^

bandung2 bandung3

Dari hasil searching penginapan di Bandung akhirnya D’best Hotel yang kami pilih. Hotel ini terletak di Jl. Oto Iskandardinata No. 460, telp
+62 22 5228899. Sebaiknya ketika akan mencari/memilih hotel kita harus mencari perbandingan harga antara harga website hotel yang bersangkutan dengan harga yang ditawarkan oleh situs/reservasi online seperti Agoda, traveloka dll. Dari pengalaman pribadi kami lebih sering memesan penginapan melalui situs online Booking.com, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga situs online yang lainnya, lebih murah juga dari harga website/via phone hotel yang kita pilih dan kelebihan dari booking.com tidak ada biaya tambahan/administrasi.  Selisih harga yang bisa didapat antara Rp. 150.000,- Rp. 200.000,- lumayan hemaaaat kaaan…….Di D’Best Hotel Bandung ini kami mendapatkan kamar tipe Deluxe seharga Rp. 450.000,- /nett include sarapan pagi untuk 2 orang dewasa dan 2 orang anak (harga normal Rp. 600ribuan) dan ada kolam renangnya ^_^ untuk penampakan kamarnya silahkan kunjungi website resmi hotel tersebut http://www.dbesthotel.com

best best1

Setelah check out jam 12 siang, perjalanan kami lanjutkan ke Floating Market di Lembang, penasaran dengan tempat wisata kuliner satu itu, tempat yang membuat orang tertarik untuk berkunjung ke tempat tersebut……terutama saya pribadi :D :D Kami tiba di Floating Market sekitar jam 2-an, parkiran mobil masih penuuuh, padahal jam makan siang kan udah lewat, dan memang tempat ini selalu ramai. Berbeda dengan pasar Ah Pong di Sentul, penjual di Floating Market justru berjualan di atas perahu, persis pasar apung di daerah Kalimantan, inilah yang membuat unik kawasan wisata kuliner tersebut, dan uang yang digunakan berupa koin besar mulai dari pecahan Rp. 5.000 – Rp. 20.000,- yang bisa kita tukarkan terlebih dahulu uang asli kita ke tempat penukaran koin….hihihi kaya main-mainan ^_^

Oya untuk masuk ke wisata kuliner ini akan dikenakan karcis masuk per orang Rp. 10.000,- usia 2 tahun kebawah gratis, karcis masuknya bisa ditukarkan untuk minuman selamat datang, istilah kerennya welcome drink. Kita bisa memilih minumannya, ada Milo panas, kopi panas dan minuman dingin. Selain tempat makan, ditempat ini kita juga bisa kasih makan ikan dan angsa, ada perahu bebek, sampan dan  kereta air.

Saran saya, jika teman-teman hendak berkunjung ke Floating Market sebaiknya jangan di musim hujan, karena banyak tempat yang bagus untuk di jelajahi atau sekedar santai untuk menikmati indahnya pemandangan di sekitar danau. Jika memang harus berkunjung ke tempat ini di saat musim hujan siapkan selalu payung dan jas hujan………Happy holidaaay ^_^

Narsis bareng sambil nunggu hujanreda :D

fltm6 fltm5 fltm1fltm4 fltm3 fltm2 fltm9fltm

Pantai Pangandaran

Kali ini adalah libur semester pertama kali Hanif di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, tentu saja Hanif sangat merindukan suasana rumah begitupun kami. Karena Hanif belum pernah ke Yogyakarta dan jarak tempuh yang lumayan menghemat jika dari Kuningan, maka kami merencanakan liburan ke Yogyakarta.

Segala keperluan penginapan di Yogyakarta sudah disiapkan jauh-jauh hari. Hanya saja ketika rencana tersebut kami bicarakan ke Hanif anak pertama kami, Hanif lebih menginginkan pergi ke Pantai Pangandaran, alasannya jaraknya lebih dekat dan Hanif lebih menginginkan untuk cepat-cepat pulang ke rumah (Depok), di bandingkan ke Yogyakarta tentu lebih banyak waktu yang di perlukan. Memang kami memberikan 2 pilihan tempat liburan ke Hanif pada saat pengambilan raport dan penjemputan santri/santriwati.

Akhirnya Pantai Pangandaran menjadi pilihan dan kesepakatan kami. Berangkat dari Pondok (Jalaksana Kuningan) tanggal 21 Desember 2014  jam 10.30 WIB Jalur yang kami tempuh adalah Kuningan – Cikijing (Majalengka) – Ciamis – Banjar – Pangandaran. Pemandangan yang kami lalui  sangaaaat menyejukan mata, jalan yang berkelok-kelok dan membuat perut seperti di kocok-kocok,  sehingga saya pun harus menyiapkan kantong kresek hitam :D :D

Setelah hampir  3 jam perjalanan, sudah saatnya perut minta di isi, karena tidak paham lokasi yang ada dalam pikiran kami hanya mencari rumah makan, tidak berapa lama kami melihat satu tempat yang sangat ramai dan banyak parkiran mobil tapi kami tidak jelas melihat ada di mana rumah makannya, akhirnya kami urung berhenti di tempat tersebut. Beberapa meter dari tempat tersebut kami melihat plang Rumah Makan Sederhana, kontan saja kami semua berteriak kegirangan karena menemukan rumah makan masakan padang, tapi alangkah kecewanya ternyata rumah makan tersebut (sudah) tutup.

Kamipun balik arah ketempat yang ramai tadi khawatir kalau tetap melanjutkan perjalanan, jarak ke rumah makan yang lain berjauhan. Rumah makan Jeruk namanya, tempatnya biasa seperti warung-warung rumahan. Sepertinya menjadi tempat makan unggulan ketika melakukan perjalanan antara Ciamis-banjar, dan yang menjadi khasnya adalah sambelnya…..top ! Lauk yang tersedia ayam goreng, tahu tempe, ati ampela, macam-macam pepes. Harganya….? murah meriah :)

Selesai Ishoma perjalanan dilanjutkan jam 15.00 wib, kecepatan mobil agak di naikkan, dengan maksud bisa melihat sunset…tapi sepanjang jalan hujan deras, pupuslah harapan :(  jam 17.40 kami tiba di pangandaran, karena belum pesan hotel setelah melewati pintu masuk mobil kami tepikan dan mulai searching penginapan, akhirnya kami memutuskan untuk on the spot dan cari yang murah meriah.

Beberapa penginapan yang kami tanyakan banyak yang penuh, akhirnya setelah hampir 1 jam (keliling pantai dan survey penginapan) kami mendapatkan penginapan yang kosong di  Sun In Pangandaran Hotel (SiP), kamar yang tersedia di tipe Deluxe dengan view kolam renang seharga Rp. 400.000,-  setelah check in kami langsung makan  malam di rumah makan sea food yang letaknya berdekatan dengan hotel SiP cukup dengan jalan kaki, setelah selesai kami langsung istirahat.

Jam 5.30 pagi kami keluar hotel jalan kaki menuju pantai timur untuk melihat matahari terbit, setelah itu kami ke pantai barat untuk bermain air. Kondisi pangandaran setelah di terjang tsunami lebih rapih dan tertata,  jauh berbeda keadaannya waktu saya terakhir kali ke pangandaran. Setelah puas bermain air dengan papan seluncur yang kami sewa, kamipun kembali ke hotel sebelumnya bilas badan mengurangi pasir yang menempel  di tempat pemandian umum, walaupun pemandian umum tempatnya bersih dan airnya melimpah ^_^

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sangkan Resort Aqua Park & Waterboom

Rasanya belum lengkap jika kita berwisata atau melakukan kunjungan ke Kuningan Jawa Barat tapi tidak singgah ke Sangkan Resort Aqua Park salah satu taman rekreasi air/waterboom terbesar dengan fasilitas yang komplit, selain wahana air tempat rekreasi ini dilengkapi dengan permainan anak-anak dan fasilitas penginapan

Adanya wahana air dengan konsep kelas dunia di Kuningan*berdasarkan info dari website*  membuat saya dan keluarga penasaran dengan arena permainan air tersebut karena hampir tiap satu bulan sekali kami berkunjung ke Kuningan. Alhamdulillah ada rejeki dan dalam rangka Milad Hanif dan Maira saya dan keluarga berkesempatan menginap di Sangkan Resort Aqua Park.

Kamar yang kami pilih dalah tipe standar seharga Rp. 600.000,-/malam termasuk sarapan pagi dan 2 buah tiket gratis masuk ke area waterboom. Walaupun kamar yang kami pilih tipe standar, tapi kamar sangat luas. Harga tersebut adalah untuk weekdays.

Setelah sholat jum’at dan urusan perijinan keluar pondok selesai kami langsung menuju ke Sangkan Resort, setelah tiba disana  kami langsung Check in dan bersiap-siap menuju wahana airnya. Karena ingin memanfaatkan waktu yang tersisa kami tidak sempat makan siang dan berpikir bahwa di dalam arena pasti ada kantin atau penjual makanan. Dan info yang saya dapat, masuk ke wahana tersebut tidak diperbolehkan membawa makanan/minuman dari luar. Setelah didalam wahana, tentu saja anak-anak sangat senang……byuuuuurrrrrr segaaaaarrr, nggak rame dan puas main airnya,  walaupun kolam ombaknya tidak bisa dinikmati karena sepi,,,,dan tentu sajaaa tidak lama kemudian….”umiiiiiii lapaaaarrrrr” baiklaaah saatnya ummi mencari makanan.

Satu gedung dengan ticketing ada bangunan seperti kantin yang cukup luas dan meja makan yang tertata rapih, banyak pilihan menu makanannya…..ada nasi goreng, sate, ayam goreng kremes, ayam bakar, soto ayam dan berbagai macam minuman dingin/panas……tapiiiiiiii…..hiks semuanya tutup sodara-sodara :'( saya pribadi tidak tahu, apakah kantin tersebut hanya buka di saat weekend saja atau memang kebetulan hari itu/jum’at semuanya kompakan untuk tidak buka, karena saat saya tanyakan ke petugas jawabannya :’tutup bu’

Dari pengalaman tersebut, jika datang di hari weekdays sebaiknya makan dulu, isi perut sampai kenyang :D (makan pagi atau makan siang) dan  jangan lupa membawa camilan plus air minum. Selamat bersenang-senaaaaaang ^_^

sank