Tag Archive | cara membuat surat keterangan domisili

Cara Mendaftar Haji

Jika sudah memiliki dana awal setoran ibadah haji sebesar Rp. 25.000.000,-  jangan ditunda-tunda untuk segera mendaftar ke kantor Kementrian Agama setempat. Adapun syarat-syarat yang harus di bawa pada saat mendaftar adalah :

Surat Keterangan sehat dari PUSKESMAS setempat

Datangi puskesmas setempat. Prosesnya : daftar dibagian pendaftaran, dikenakan biaya @Rp. 10.000, dan bilang mau bikin surat sehat, maka petugas tersebut akan meminta KTP kita untuk dituliskan nama dan alamat, dan diberikan nomor antrian. Setelah mengantri akan dipanggil untuk diperiksa tinggi badan, berat badan dan tensi darah, setelah itu menunggu panggilan lagi untuk bertemu dengan dokternya, biasanya hanya diberikan saran2 kalau ada catatan kesehatan kita yang jelek, misalnya tensi darah yang rendah, maka dokter menyarankan harus banyak olahraga :) dan kita akan di tes buta warna,,,,*gampang deh,,,pasti lulus*  trus setelah dapet tanda tangan dokternya keluar deh surat sehatnya dan harus di ambil di bagian tata usaha (cap puskesmas). Lama menunggu dari mulai daftar kurang lebih 45 menit, tergantung antri atau tidak pasien umum di puskesmas.

Surat keterangan/pernyataan domisili dari Lurah bermaterai Rp. 6.000,- sampai mengetaui Camat

Prosesnya : minta surat pengantar dari RT, dilingkungan saya sedang ada pembangunan POSYANDU, maka warga yang minta surat atau berurusan dengan surat-suratan *bukan surat cinta yaaaa* diberikan kupon pembangunan sebesar Rp. 10.000, setelah itu minta tandatangan RW,,,,hihhii kalau yang ini saya kasih amplop ke RW nya deh :) terus lanjut lagi…datang ke kantor lurah untuk dibuatkan surat keterangan domisili, biasanya ditanyakan untuk keperluan apa,,,nah untuk yang satu ini saya titip ke saudara saya,,,,kebetulan beliau kerja di kantor kelurahan bagian administrasi pula hehehehe nggak mau repot :). Masih terussss…lanjut ke kantor Kecamatan,,,nah kali ini saya datang sendiri ke kantor kecamatan, ketemu sama Kasinya, 15 menit selesai,,,,eeeehhhh si ibu Kasinya terang-terangan minta uang partisipasinya,,,,tadinya saya cuma bilang : terima kasih bu…..*dasar si ibuuuuu :(

Fotocopy tabungan Haji minimal Rp. 25.000.000,- sebanyak 1 lembar

FC akte lahir/surat nikah sebanyak 2 lbr

FC kartu keluarga (KK) 2lbr

FC KTP 6 (enam) lbr

Pas foto berwarna dengan latar belakang putih, 70-80% tampak wajah dengan ukuran sbb : 3×4 = 30 lbr 4×6 = 13 lbr

Persyaratan tersebut diserahkan ke kantor kemenag bagian urusan ibadah haji, setelah itu kita menunggu untuk mendapatkan lembaran putih (lupa istilahnya) yang sudah ada data diri kita plus cap ibu jari *giometric apa electric??* setelah lembaran putih tersebut kita terima, maka kita harus menyerahkan ke Bank untuk mendapatkan lembaran BPIH (bukti penyetoran ibadah haji) serta untuk mendapatkan porsi/kuota haji. Dan lembaran BPIH tersebut harus dikembalikan kembali ke kemenag. Daaaaannnnn….proses mendaftar haji pun selesai,,,,karena sistem pendaftaran sudah onlen, maka kita bisa mengecek sendiri kapan perkiraan kita berangkat. Untuk mengecek silahkan kunjungi haji.kemenag.go.id